Politik    Pendidikan    Bisnis    Wisata    Liputan    Olah Raga    Kuliner    Infotaiment   
Home » » Keluarga adalah "sekolah" karakter pertama bagi anak-anak

Keluarga adalah "sekolah" karakter pertama bagi anak-anak


Sebelum menginjakkan kaki di sekolah, seorang anak mendapatkan pendidikan pertamanya di lingkungan keluarga. Si sini, mereka diajarkan berbagai nilai kehidupan yang tidak diajarkan di sekolah.
Senior Advisor for Knowledge Management and Communication ACDP Indonesia, Totok Amin Soefijanto menuturkan, salah satu nilai kehidupan yang diajarkan di keluarga adalah integritas dan kejujuran.
"Seharusnya, penanaman nilai-nilai kejujuran sudah selesai di ranah keluarga sebelum seorang anak masuk sekolah. Kenyataannya tidaklah demikian," ujar Totok dalam diskusi pendidikan di Kemdikbud, Rabu (25/5/2016).
Pernyataan Totok didukung Direktur Jenderal Pembinaan Keluarga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Sukiman. Dia menilai, meski menjadi hal utama, pendidikan di ranah keluarga belum semuanya berjalan dengan baik.
"Sebaliknya, banyak orangtua yang menyerahkan anak mereka ke sekolah," tukasnya.
Sukiman memaparkan, tidak semua orangtua terlibat langsung dalam pendidikan anak-anak mereka di sekolah. Saat ini hampir semua urusan sekolah diselesaikan pihak ibu.
Padahal sebagai keluarga, imbuh Sukiman, bukan hanya ibu yang harus tahu mengenai perkembangan anak mereka di sekolah, sang ayah pun harus memahami hal ini. Kedua orangtua juga harus lebih aktif dalam mencari tahu tentang sekolah anaknya, bukan sekadar hasil rapor.
"Orangtua, kalau datang ke sekolah hanya sampai depan gerbang. Karena itu perlu ada diskusi yang mengajak orangtua untuk berinteraksi dengan pihak sekolah, seperti guru," jelasnya.
Menurut Totok, salah satu solusi terkait masalah tersebut adalah pembinaan keluarga. Konsep ini melibatkan orangtua agar lebih aktif berpartisipasi dalam pendidikan anak-anak mereka. Misalnya, sekolah mengajak orangtua atau wali murid untuk memerhatikan hasil belajar anak-anak, berkonsultasi dengan guru hingga melihat langsung proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
"Metode pembinaan keluarga dapat mempersiapkan para orangtua dalam mendidik anak-anak mereka di satuan pendidikan. Karena anak lebih banyak menghabiskan waktu mereka di rumah, jadi perlu adanya pembinaan keluarga," tegasnya

SHARE :
CB Blogger

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 DetilNews.Com. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger